
Pentas Seni
Ada masanya di sekolah kami terdapat acara bergengsi yang diadakan setiap sebelum kenaikan kelas. Acara dimana para murid dari setiap kelas masing-masing berlomba untuk menunjukan performa seni terbaiknya di hadapan warga sekolah lain. Acara tersebut tidak lain bernama Pentas Seni.
Dulu itu pentas seni merupakan acara yang besar dan paling ditunggu-tunggu oleh setiap sekolah. Antar sekolahpun akan berdamai ketika salah satu sekolah tersebut mengadakan pentas seni. Belum lagi jika pentas seni tersebut mengundang artis popular pada masa itu. Seperti contohnya Tulus, Viera, Ungu, dan masih banyak yang lainnya.
Jadi, apa sih sebenernya “Pentas Seni”?
Acara Anak Sekolah Sejati
Pentas seni secara sederhananya adalah sebuah acara yang diadakan di lapak luas di area sekolah, biasanya terdapat panggung, dan ada area penonton. Nah untuk tiket masuk biasanya sih gratis. Untuk acaranya sendiri biasanya adalah deretan penampilan dari tiap kelas. Baik itu kelas 1, 2 ataupun 3.
Aku ingat acara pentas seni pertamaku, kami bermain teater musik. Temanya mirip dengan film yang sedang popular di waktu aku menulis artikel ini, yaitu Resident Evil. Jadi, cerita kami waktu adalah tentang wabah zombie. Aku berperan sebagai salah satu dari 6 karakter utama. Di penampilan itu kami menyelipkan beberapa tarian raja pop sang Michael Jackson, lalu ditutup dengan flash mob yang tidak kalah asyik.
Menurutku, sebagai anak sekolah, kalau menyangkut tampil untuk pentas seni itu yang seru bukan saat hari H. Tapi sangat seru ketika masih latihan dan gladi bersih. Termasuk latihan beberapa hari di beberapa tempat, membuat properti bersama teman-teman sekelas. Itu adalah hal yang tidak ada nilainya, sebuah pengalaman yang tidak bisa diulang kembali. Ada tawa, sedih, bahkan emosi yang bergejolak yang hanya dapat terjadi ketika masa-masa latihan tersebut.
Untuk aku yang anak rumahan, tentu hal ini yang membuatku untuk main ke beberapa tempat baru. Karena ketika kami menggunakan akhir pekan untuk latihan, kami biasanya akan latihan atau membuat properti di rumah teman yang bersedia rumahnya jadikan tempat untuk berkumpul.
Saranku sih kalau sudah menjalani latihan pentas seni seperti ini, jangan lupa untuk banyak-banyak membuat dokumentasi. Karena, prosesnya sama pentingnya dengan performa tampil sebenarnya. Syukurlah dalam latihannya, tidak banyak emosi yang bergejolak diantara kami. Jadinya lebih asyik.
Saat hari H tiba, gugup sih ada ya. Tapi, karena teater ini dialognya sudah direkam terlebih dahulu, setidaknya kami hanya tinggal lip-sync saja sambil ditambah gerakan berlebihan untuk meyakinkan penonton. Dalam hal mengekspresikan diri aku masih sanggup untuk berlebihan dan diingat. Yang paling penting juga aku tidak menjadi beban untuk teman-teman yang lain yang sudah berlatih keras untuk acara teater ini.
Singkat cerita, acara kami berlangsung sukses dan penonton sangat terhibur. Untuk pentas seni ini juga biasanya merupakan kesempatan untuk berkencan dengan pacar atau gebetan. Jadi setelah acara performa kelas selesai, bagi yang memiliki gebetan bisa langsung lanjut berkencan sambil menikmati pertunjukan dari kelas lain. Bisa itu teater juga, atau mungkin band.