Mie Instant Penuh Micin

Mie Instant Penuh Micin


Kalau berbicara soal mie instant, bahkan sampai detik ini pun makanan ini tetap menjadi makanan rutin kebanyakan orang Indonesia. Mau itu sehari sekali, seminggu sekali, atau sebulan sekali. Semua tergantung kesadaran tiap orang tentang kandungan garam pada mie terhadap kesehatan.

Mie di Syrofoam

Dulu sewaktu SD, ada jajanan mie instant dengan merk “Sakura”, dan disajikan menggunakan styrofoam serta sumpit hasil modifikasi. Dulu rasanya ini merupakan jajanan favoritku untuk beberapa waktu, aku rasa anak-anak lain pun setuju denganku, melihat dagangan abang mie instant ini selalu ramai pada jam istirahat.

Iya aku tahu, jajanan ini sangat tidak sehat. Terutama jika dikonsumsi hampir setiap hari. Tanpa pengawasan orang tua, sungguh ini sulit untuk dihindari. Karena, jajanan ini benar-benar begitu enak. Micin yang terasa seperti tetesan air di gurun sahara, walaupun hanya sedikit, namun dampak penguat rasanya sangat besar dan membuat kami kecanduan.

Aku ingat dulu dari SD kelas satu sampai kelas enam, ada beberapa jajanan zaman itu yang menjadi favoritku. Berikut kusebutkan yang kuingat:

  • Mie Sakura
  • Es teh sisri gula batu
  • Kue cubit setengah matang dan jaring laba-laba
  • Burger SD + sosis stik mie

Jadi ya hidupku waktu kecil hanya jajan di empat abang-abang itu. Untungnya, semakin bertambah umurku, semakin berkurang jajanan tidak sehatku. Ini mungkin juga berpengaruh dari ketersediaan jajanan yang lebih sehat pada waktu SMP dan SMA.

Mie Untuk Selamanya

Di umurku yang 30an ini pun, aku masih butuh mie dalam hidupku. Aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa memakan mie instant yang enak itu. Tunggu, bukan berarti aku masih gila makan mie. Tapi minimal seminggu aku butuh makan mie instant untuk sekedar menghilangkan ngidam. Menjadi dewasa ini tentu lebih berbahaya, hanya kita yang bisa menjaga pola makan kita sendiri. Itu artinya, kalau aku mau makan mie setiap hari, aku bisa saja. Tapi itu TIDAK BENAR.

Lagipula, di umurku yang sekarang ini di tahun 2026, aku mencoba lagi mie sakura yang aku masak di rumah, rasanya tidak seenak yang aku ingat. Apa karena bukan abang-abang yang membuatnya, atau karena tidak disajikan menggunakan styrofoam beserta sumpitnya? Sungguh merupakan sebuah misteri yang aku tidak bisa jelaskan sampai kapanpun.

Mie favoritku Indomie rendang, apa favoritmu?