Jaga Rahasia

Jaga Rahasia


Ada dua tipe orang di sekolahan. Tipe orang yang bisa menjaga rahasia, dan tipe orang yang tidak bisa menjaga rahasia. Curhat dengan teman melewati banyak fase sepanjang masa millenial. Awalnya curhat hanya bisa dilakukan secara empat mata. Lalu, curhat mulai bisa dilakukan lewat SMS, dan telepon pulsa. Lebih praktis, curhat bisa dilakukan lewat BBM (Blackberry Messenger) yang lebih hemat. Sekarang, curhat bisa dilakukan melewati banyak bentuk. Teknologi membuat kami lebih mudah terhubung.

Namun, hal yang tidak pernah berubah adalah apakah kami bisa menjaga rahasia curhatnya atau tidak. Aku beritahu, menjaga rahasia itu lebih sulit dari kedengarannya. Aku sendiri bukan orang yang suka membocorkan rahasia orang. Ada beberapa waktu aku kelepasan, tapi itu pun tidak sengaja. Nah beberapa oknum suka sekali membocorkan rahasia. Ada yang sengaja, ada yang tidak sengaja tapi keseringan.

Curhat SMS/BBM

Ada beberapa masalah yang untungnya cukup bisa diceritakan hanya lewat pesan chat. Mungkin zaman sekarang ini sudah menjadi cara yang paling sering untuk mencurahkan apa yang dirasa. Sifatnya yang tidak live, dan masih memberikan cukup ruang untuk pembaca curhat sambil melakukan sesuatu yang lain, menjadikan chat ini salah satu pilihan terbaik untuk menyempatkan berbagi cerita di tengah kesibukan.

Aku masih ingat sewaktu zaman BBM, aku berteman dari teman-teman satu sekolah yang aku belum kenal, tapi sudah berteman di BBM karena broadcast pin. Bermula dari aku mengomentari update gambar display, atau update status, dapat mengarahkan menjadi sesi curhat berjam-jam dengan orang yang aku belum kenal sebelumnya.

Ini juga jadi kesempatan untuk para pemain lama. Ketika mereka melihat orang update status yang mengarahkan ke kesimpulan bahwa orang itu baru saja putus hubungan, maka mereka akan masuk dan memberikan waktu mereka untuk berlagak mendengarkan keluh kesah orang-orang yang baru putus itu. Sungguh, eksploitasi yang masih berkerja sampai sekarang.

Namun, lewat chat ini perlu diberikan catatan terlebih dahulu. Sifatnya yang fisik, bisa dibaca kapan saja, makan keamanannya pun lebih lemah daripada telepon. Kalau tidak bisa menjaga rahasia, chat kalian bisa di screenshot, atau di-forward untuk barang bukti. Jadi, pikir dua kali sebelum berbagi hal sensitif lewat chat.

Rahasia Lewat Bicara

Cara paling primitif untuk berbagi cerita. Ada beberapa orang bahkan sering tidak sengaja berbagi cerita berlebihan (oversharing). Perasaan ketika kita sedang bercerita, lalu ada orang yang dengan serius mendengarkan kita.

Aku seringkali sehabis mendengarkan cerita orang, itu suka gasengaja membicarakan topik yang dibicarakan itu nanti ketika sedang berada di forum. Aku tidak tahu apa di bawah alam sadar seolah aku berasumsi semua orang tahu. Sungguh aku menyesal apabila ternyata topik itu sensitif atau orang yang bersangkutan tidak ingin banyak orang tahu.

Bukankah kita semua merasa terhormat apabila diberi kepercayaan sebegitu besar oleh seseorang, sehingga dia meminta kita untuk berbicara secara empat mata di jam istirahat nanti tentang suatu hal yang mengganggunya?

Eh, nanti pas istirahat gue mau curhat deh soal si itu.